Yakin Akan Datangnya Kiamat adalah Rukun Iman

Menanamkan nilai-nilai aqidah adalah tahapan awal dalam mendidik anak. Inilah merupakan landasan dari agama Islam. Pendidikan berbasis aqidah bertujuan untuk membentuk kepribadian anak secara Islami, yang menuntun mereka agar senantiasa taat kepada Allah SWT dan yakin bahwa aturan-Nya adalah benar. Salah satu nilai aqidah yang patut diketahui oleh anak adalah meyakini adanya hari akhir.

Hari akhir atau lebih dikenal dengan hari kiamat adalah hari berakhirnya seluruh kehidupan di dunia ini. Meyakini akan datangnya hari kiamat adalah suatu keniscayaan, karena hal tersebut merupakan salah satu bagian dari rukun iman yang kelima.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran surat Thaha ayat 15 bahwa hari kiamat itu pasti akan terjadi, namun tidak ada yang tahu kapan pastinya. Allah SWT berfirman:

إِنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ أَكَادُ أُخْفِيهَا لِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا تَسْعَىٰ

Artinya:

Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang, aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan. (QS. Thaha: 15)

Dalam sebuah hadis sahih, Rasulullah pernah ditanya oleh seorang laki-laki mengenai terjadinya hari kiamat. Dia menghadap Rasulullah dan kemudian bertanya,”Wahai Rasulullah, kapankah hari kiamat itu akan terjadi?”

Kemudian Rasulullah kembali bertanya kepada laki-laki tersebut, “Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapi hari kiamat?”

Laki-laki tersebut menjawab, “Aku tidak menyiapkan apapun, kecuali aku sangat mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Rasulullah kemudian berkata,” Kamu akan bersama orang yang kamu cintai.” (HR. Bukhari).

Dengan demikian, iman kepada hari akhir berarti percaya secara kuat dan tulus bahwa hari akhir itu ada dan pasti akan terjadi bila Allah SWT telah menghendaki.

Tanda-tanda hari kiamat

Iman terhadap hari kiamat adalah salah satu nilai aqidah yang merupakan bagian dari landasan agama. Keimanan tidak akan sempurna tanpa meyakini adanya hari kiamat.

Dari Huzaifah ibnu Asid al-Ghifari, ia berkata, Suatu saat, Rasulullah pernah muncul kepada kami, ketika kami sedang berbicara. Maka Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian sedang bicarakan?‟ Mereka Menjawab, “Kami sedang membicarakan hari kiamat‟.

Rasulullah bersabda: “Hari kiamat tidak akan bangkit sampai kalian melihat sepuluh tanda. Rasulullah menyebutkan, “Keluarnya kabut, Dajjal, binatang melata (ad-dabbah), terbit matahari dari arah barat, turunnya Isa putra Maryam, muncul Ya’juj dan Ma’juj, tiga buah peristiwa terbelahnya bumi, yaitu terbelah bumi di Masyriq, terbelah bumi di Maghrib, terbelah bumi di Jazirah Arab, yang terakhir adalah keluar api dari Yaman yang akan menggiring manusia ke tempat pengumpulan (maḥsyar) mereka.” (HR. Muslim).

Akhir zaman tidak akan terjadi jika belum terdapat tanda-tanda besar kiamat (kubra). Mengutip dari berbagai sumber, tanda-tanda tersebut meliputi:

1. Imam mahdi
Kemunculan Imam Mahdi menjadi salah satu tanda datangnya akhir zaman. Dalam beberapa hadist menunjukkan bahwa pada akhir zaman, Allah SWT akan mengutus khalifah untuk menangani urusan umat.

Dalam sebuah hadist yang dijelaskan mengenai kemunculan Imam Mahdi berdasarkan riwayat Abu Daud, Rasulullah bersabda:

“Al Mahdi berasal dariku, dahinya setengah botak, hidungnya mancung, memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan ketidakadilan dan ia berkuasa selama tujuh tahun.” (HR. Abu Daud)

2. Kabut asap
Di antara tanda kiamat yang besar adalah munculnya kabut asap (al-Dukhān). Allah telah berfirman dalam surat al-Dukhan ayat 10 hingga 11 berbunyi :

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ يَغْشَى النَّاسَ هَذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

Artinya:

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata. yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih” (QS. al-Dukhan: 10-11)

3. Dajjal
Kemunculan Dajjal merupakan salah satu tanda kiamat besar. Dajjal diketahui akan menyebarkan fitnah terbesar yang akan menimpa manusia di sepanjang sejarah.

Dari Abu al-Duhama dan Abu Qatadah berkata: “Sejak penciptaan Nabi Adam sampai kiamat terjadi, tidak ada makhluk (dalam riwayat lain:perkara) yang lebih besar dari (fitnah) Dajjal.” (HR. Muslim).

4. Binatang melata
Binatang melata (dabbah) adalah salah satu tanda kekuasaan Allah SWT yang akan keluar di akhir zaman, ketika kejahatan merajalela dan kerusakan meluas, sementara kebaikan sangat sedikit.

5. Matahari terbit dari barat
Matahari terbit dari arah Barat menjadi salah satu tanda-tanda kiamat Dalam hadist Abu Dawud dan Ibnu Majah, dari Abdullah bin Amr, dia berkata, aku hafal dari Rasulullah sabda beliau:

“Sesungguhnya pertanda yang pertama-tama muncul (menjelang Kiamat) ialah terbitnya matahari dari Barat dan munculnya binatang melata menemui manusia pada waktu Dhuha. Mana saja dari keduanya yang lebih dulu terjadi, maka tidak lama sesudah itu yang lainnya pun segera terjadi.”

6. Turunnya Nabi Isa
Dalam Al Quran surat An Nisa ayat 159, Allah SWT berfirman bahwa Nabi Isa akan muncul di dunia dan menjadi saksi atas umat manusia

وَاِنْ مِّنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ اِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهٖ قَبْلَ مَوْتِهٖ ۚوَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًاۚ

Artinya:

Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.

7. Ya’juj dan ma’juj
Dalam Al Quran surat Al Kahfi ayat 94, Allah SWT berfirman mengenai Ya’juj dan Ma’juj, yaitu merupakan kaum perusak bumi.

قَالُوْا يٰذَا الْقَرْنَيْنِ اِنَّ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلٰٓى اَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا

Artinya:

Mereka berkata, “Wahai Zulkarnain! Sungguh, Ya’juj dan Ma’juj itu (makhluk yang) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?”